Belum Meluluskan Siswa, SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo sudah Terakreditasi A

Bapak Bambang Sadono dalam channel youtube Inspirasi Jawa Tengah, pada kontennya kali ini beliau mengundang Bapak Drs. H. Usdiyanto, M.Hum. selaku Kepala Sekolah SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo. Dalam video yang diunggah pada tanggal 29 Januari 2021 itu, Bapak Bambang Sadono menyampaikan beberapa pertanyaan kepada Bapak Usdiyanto terkait dengan SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Usdiyanto mengungkapkan bahwa SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo sudah memasuki tahun ketiga dan tahun ini akan meluluskan siswa kelas XII. Baru 1 tahun 3 bulan, SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo sudah terakreditasi A sehingga sekolah mempunyai hak 40% untuk siswanya diterima pada jalur undangan atau SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Sejak awal berdirinya SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo, mulai dari peletakan batu pertama oleh Bapak Chairul Tanjung dan Ibu Anita Ratnasari Tanjung, Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., M.M. selaku Bupati Sukoharjo sangat memperhatikan sekolah ini dan telah memberikan kontribusi yang besar termasuk proses perijinan dan sebagainya.

SMA Unggulan CT Arsa Foundation pertama kalinya berdiri di Deli Serdang, Sumatra Utara. Ketika peristiwa tsunami di Aceh, Bapak Chairul Tanjung dan Ibu Anita Ratnasari Tanjung membantu anak-anak korban bencana dengan membuatkan Rumah Anak Madani di Deli Serdang yang juga merupakan tanah kelahiran Bapak Chairul Tanjung. Kemudian, anak-anak korban bencana tsunami dibuatkan sekolah sendiri dengan nama SMA Unggulan CT Arsa Foundation yang pertama di Deli Serdang.

SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Deli Serdang berhasil membimbing siswa-siswinya yang rata-rata 95% siswanya diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia. Keberhasilan tersebut menginspirasi Ibu Anita Ratnasari Tanjung untuk mendirikan SMA Unggulan CT Arsa Foundation di tanah kelahirannya yaitu di wilayah Solo.

Bapak Usdiyanto mengungkapkan bahwa sekolah ini merupakan sekolah boarding school yang memadukan antara sekolah modern dan pesantren. Waktu pagi sampai sore, siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah, sedangkan waktu sore sampai malam, siswa mengikuti kegiatan keasramaan seperti mengaji dan lainnya. Di sekolah ini, para siswa mendapatkan beasiswa penuh selama menempuh pendidikan dan tidak dipungut biaya sama sekali.

Pada seleksi penerimaan siswa baru diprioritaskan untuk anak-anak berprestasi, namun keluarganya kurang mendukung untuk melanjutkan sekolah. SMA Unggulan CT Arsa Foundation merupakan sekolah yang visi dan misinya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas. Bapak Chairul Tanjung dan Ibu Anita Ratnasari Tanjung ingin membantu orang-orang yang kurang mampu untuk menyekolahkan anak-anaknya.

Dalam video pada channel Inspirasi Jawa Tengah tersebut, Bapak Usdiyanto menyampaikan bahwa tahun ini seleksi tidak hanya dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, tetapi juga melebar ke wilayah Madiun Raya. Meskipun keberadaannya di Sukoharjo, persaingan seleksi tetap sama. Wajar apabila lebih banyak siswa dari Sukoharjo yang diterima karena akses informasi lebih dekat, lebih cepat, dan lebih mudah sehingga persentase Sukoharjo dan Solo Raya sampai tahun ketiga ini paling besar.

Pihak sekolah sudah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah. Pada tahun ini pendaftaran dibuka sejak 07 Desember 2020 sampai dengan 08 Februari 2021. Mulai dari mengirim brosur ke sekolah-sekolah sampai menyebarkan informasi pendaftaran melalui berbagai media yang dimiliki.

“Kami senantiasa mengikuti proses pilkada mulai dari awal sampai selesai. Kami melihat Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M. dan Bapak Drs. H. Agus Santoso sangat memahami kondisi Sukoharjo sehingga tidak diragukan lagi bahwa beliau sudah paham arah pembangunan dan sudah merancang program dengan sangat baik,” jelas Bapak Usdiyanto selaku Kepala Sekolah SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo.

“Investasi pendidikan sangat penting, maka Bapak Chairul Tanjung dan Ibu Anita Ratnasari Tanjung memilih jalur pendidikan karena yang dapat memutus rantai kemiskinan hanya pendidikan. Apabila sasaran untuk mengurangi kemiskinan hanya pada orang tua maka tidak akan berdampak banyak. Jadi, untuk menurunkan angka kemiskinan dengan benar, anaknya harus berpendidikan. Oleh karena itu, sebagai insan pendidikan, kami berharap sektor pendidikan mendapatkan perhatian yang besar dari pimpinan daerah dan pimpinan pusat sehingga kualitas pendidikan benar-benar tercapai,” lanjut Bapak Usdiyanto.

Program Bapak Wardoyo sudah sangat baik, yaitu terdiri dari 5 misi pendidikan. Pertama, memperkuat pelaku pendidikan, artinya orang yang ada di dalam konteks pendidikan harus berasal dari sumber daya manusia yang baik dari segi profesionalitas dan segi pemahaman birokrasinya. Kedua, akses yang luas. SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo telah ikut berkontribusi dengan kehadirannya menjadi salah satu 28 SMA yang ada di Sukoharjo.

Ketiga, kualitas pendidikan. Inilah yang sejalan program pendidikan di SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo yang diharapkan berkualitas dari berbagai aspek baik manajemen, sumber daya manusia, lingkungan, sarana prasarana, maupun proses dan hasil pendidikannya. Keempat, yaitu pelestarian budaya. Pelestarian budaya menjadi ikon SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo. Dalam satu minggu ada satu hari yang dijadikan sebagai hari bahasa Jawa. Program berbahasa Jawa bertujuan untuk mengembangkan budaya Jawa karena budaya tidak hanya seni, tetapi juga budaya hidup.

Misi pendidikan yang terakhir adalah tata kelola. Bapak Usdiyanto berharap tata kelola dari pemerintah daerah memberikan akses dan kemudahan kepada sekolah khususnya sekolah swasta untuk bisa membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Meskipun SMA merupakan kewenangan provinsi, namun pihak sekolah berharap hubungan komunikasi dengan pimpinan dan semua pihak termasuk dinas pendidikan lebih dekat dan lebih nyaman sehingga sekolah bisa ikut berkontribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *